Rabu, 01 Mei 2013

NAMA DAGANG DAN GOLONGAN
NAMA GENERIC
INDIKASI
OBAT BEBAS TERBATAS
Parazon (P1)
Propifenazon
Untuk sakit kepala, sakit gigi, nyeri waktu haid, dan menurunkan demam
Zevit-C (P1)
Vit. C
Untuk mencegah dan mengiobati kekurangan vitamin b complex, vitamin C, vitamin E, dan Seng
Xepavit (P1)
Vit. E
Untuk pencegahan dan pengobatan kekurangan vitamin dan mineral.
Zevibex (P1)
Vit. B1
Untuk pencegahan devisiensi vitamin B kompleks, vitamin E, vitamin C, dang Seng
Upixon (P1)
Piperasilin
Untuk infeksi cacing gelang (ascarislumbricoides) diminum sesudah makan malam.
Konvermex (P1)
Pirantel pamuat
Untuk antelmintik
Ttanflex (P2)
Bensidamin hidroklorida
Untuk gingivitis, stomatitis, glositis, sariawan, bedah mulut
Alphadine (P3)
Povidon iodida
Untuk antiseptic dan disinvektan
Isodine mundipharma (P3)
Povidon iodida
Untuk disinvektan sebelum dan seseudah operasi, mencegah infeksi pada luka, infeksi kulit, irigasi pada pleuritis dan osteomielitis , kompres luka bernanah.
Biosepton (P3)
Povidon iodida
Untuk kompres luka terbuka dari ringan sampai berat, mencegah infeksi, dan menyembuhkan luka khitan, cairan pencuci pada inveksi trichomonasiasi dan infeksi lain pada vagina
Biosepton (P3)
Povidon iodida
untuk kompres luka terbuka dari ringan sampai berat, mencegah infeksi dan menyembuhkan luka kitan, cairan pencuci pada infeksi trichomonasiasi dan infeksi lain pada vagina
Molexdine  (P2)
Povidon iodide
Untuk mencegah dan mengobati infeksi tenggorokan, amandel, sariawamn, dan gigi berlubang, kebersihan rongga mulut, menghilangkan bau mulut, profilaksi pada tindakan sebelum dan sesudah iperasi rongga mulut dan tenggorokan.
Neoidoine (P4)
Povidon iodida
Untuk luka bakar, luka bernanah, antiseptic pra dan pasca bedah, infeksii kulit karena jamur, kandidiasis, moniliasis, dan vaginitis.
Spitaderm (P3)
Klorheksidin diglukonat
Untuk disinfeksi, hygiene, dan pembedahan pada tangan dan kulit sebelum operasi, sebelum injeksi dan faksinasi, sebelum pengambilan darah, dan ketika mengganti pembalut.
Molexdine (P4)
Povidon iodida
Untuk sterilisasi kulit dan selaput lender antiseptic sebelum dan sesudah oprasi infeksi kulit oleh jamur virus, protozoa, luka bakar, khitanan, perawatan tali pusar dan kompres luka
Ambeven (P6)
Graphtophyllum pictum
Untuk pengobatan wasir interna dan eksterna dengan gejala nyeri, bengkak, dan pendarahan
Bravoderm (P5)
Flusinolon asetonida
Untuk dermatitis yang terinfeksi oleh kuman yang peka terhadap neomisin atau tanpa ada infeksi sekunder
Decoderm (P4)
flupredniliden
Unuk eksim, dermatitis, alergi kontak gigitan serangga, luka bakar karena sinar matahari, psoriasis vulgaris.
Bufacetin (P5)
kloranfenicol
Untuk infeksi kulit yang disebapkan bakteri gram positif dan negative khususnya yang sensitive terhadap kloramfenikol.
Bufacort (P5)
Hidrokortison / neomisin sufat
Dermatitis yang terinfeksi atau yang tampak ada infeksi sekunder seperti pioderma, infetigofurunkulosis, akne, dan eksim
Laxarec (P6)
Natrium lavril sulfuasetat
Untuk mengatasi kesulitan buang air besar
AZA (P5)
Asam asetat
Untuk pengobatan aknevulgaris ringan sampai dengan sedang
Obat Generic
Miniaspi
Asetosal
Mencegah agegrasi pelatelet pada infarkmiokart dan angina tidak stabil, mencegah serangan incemik otak sepintas
Osopan 200
Ossein hidroksi apotik
O dan G suplemen untuk kebutuhan mineral karena hamil dan menyusui, nyeri punggung, dan periodontitis pada kehamilan, anak distrofia, BB rendah
Asamnex
Asam traneksamat
Untuk pendarahan abnormal dan gejala penyakit hemoragit lainnya seperti hemoptisis, pendarahan abnormal selama operasi.
Osopan 800
Ossein hidroksi apotik
Terpi dan pencegahan untuk osteoporosis primer dan sekuunder, fracture
Astika
Asetosal
Mengurangi resiko serangan infarkmiokart pada pasien dengan riwayat infark atau angina pectoris yang tidak stabil. Mengurangi resiko serangan ulang TIA atau stroke pada pasien dengan iscemik
Troxiensis
Ondansetron
Untuk mengatasi mual dan muntah yang dipicu oleh kemoterapi dan radioterapi, mual dan muntah pasca operasi
Alista
Silostasol
Untuk mengatasi gejala iskemik seperti tukak, rasa nyeri dan dingin akibat oklusi arteri kronik
Dorner
Beraprost
Untuk memperbaiki tukak, nyeri dan rasa dingin yang berhubungan dengan oklusi arterial kronik, hipertensi pulmonal primer.
Obat Bebas
Puyer agansa
Asetosal
Untuk mengurangi rasa sakit pada sakit kepala
Pyridol
Parasetamol
Untuk demam karena infeksi atau sehabis faksinasi dan menghilangkan rasa sakit misalnya sakit kepala, telingan, gigi dan nyeri
Remasal
Asetosal
Untuk mengurangi rasa sakit, menurunkan demam, antiinflamasi, meringankan gejala rematik seperti rheumatoid, arthritis, juvenile arthritis, osteo arthritis.
Ramagesik
Parasetamol
Untuk meringankan demam, menghilangkan rasa nyeri, sakit kepala, migraine, nyeri haid
Pyrexin
Parasetamol
Untuk analgesic, untuk pengobatan pada keaddaan seperti kepala migraine, nyeri haid, artalgia.

Jumat, 27 Januari 2012

Momoye, Mereka Memanggilku

Penulis  : Eka Hindra & Koichi Kimura

Editor    : Esthi Damayanti & Theresia Vini S.
ISBN-13 9789790152199
Penerbit : Esensi
Harga    : Rp  47.000

Darah segar yang membasahi dipan dan lantai aku bersihkan dengan tangan gemetar. Pedih rasanya melihat darah itu, terbayang terus muka laki-laki brewok yang pertama menghancurkan hidupku.

Rasanya mereka itu tidak membutuhkan perempuan, yang mereka butuhkan sebetulnya hanya lubang kemaluan perempuan.

Pagi dini hari tahun 1993. Bagi orang lain, mungkin hanya sekedar satu lagi hari berlalu. Tapi tidak bagi  Mardiyem! Setelah sekian lama meredam rasa sakit hati,  terbuka sebuah jalan untuk mengeluarkan segala rasa. Koran Bernas memberitakan; “semua korban tentara Jepang perlu dicari.” Seketika itu juga tanpa membaca tuntas berita, Mardiyem pergi ke LBH Yogya untuk mengadukan nasibnya. Kisah masa lalu yang selama ini disimpannya rapat-rapat.

Sejak lama ia ingin menyampaikan tuntutannya kepada pemerintah Jepang. Hidupnya porak-poranda akibat kelakuan biadab Jepang saat perang. Bagaimana tidak! Awalnya ia bercita-cita menjadi seorang pemain sandiwara. Tipu daya seseorang membuatnya terdampar di Taliwang dan menjadi  “rasum Jepang” atau Jugun Ianfu. “Semenjak itu aku harus menerima kenyataan dipaksa melayani 10-15 orang setiap hari…. Bagaimana mungkin  aku yang waktu itu baru berusia 13 tahun menjadi pelacur, datang bulan saja belum pernah. “  Sungguh mengenaskan nasib Mardiyem. Disaat  teman seusianya masih sibuk menata hidup, asyik mempercantik diri dan bersuka cita, Mardiyem justru harus menerima tubuhnya di raba-raba dengan kasar, khawatir menderita penyakit kelamin dan hamil! 

Banyak cara yang dilakukan oleh pihak Jepang untuk merekrut Jugun Ianfu. .Dengan  menggunakan cara halus seperti dijanjikan sekolah gratis, pekerjaan sebagai pemain sandiwara, pekerja rumah tangga, pelayan rumah makan. Ada juga jmenggunakan  cara kasar,  menteror disertai tindak kekerasan, menculik bahkan memperkosa di depan keluarga.


Di Taliwang, Mardiyem mendapat nama Momoye. Ia dan beberapa kawannya ditempatkan dalam kamar yang terpisah dan diberi namor serta nama di depan pintu. Ada petugas yang mengatur arus datang dan perginya tamu. Mereka dipaksa melayani kebutuhan arus bawah   Jepang tanpa perduli bagaimana kondisi mereka.  Mardiyem bahkan harus melayani sekian tamu saat baru saja mengalami pengalaman mengerikan, keperawanan yang selama ini dijaga direngut sembarang oleh seorang prajurit brewok. Ia bahkan menderita pendarahan hebat! Belum mendapatkan haid sudah diperkosa berkali-kali! Saya tak bisa membayangkan bagaimana menderitanya Mardiyem saat itu.

Perlakuan para tamu juga bermacam-macam  bisa  dilihat dari jam kedatangan. Jam 12.00-17.00 khusus untuk serdadu pangkat rendah dengan karcis 2,5 yen, sore jam 17.00-24.00 khusus untuk orang sipil dengan karcis 3,5 yen. Mulai pukul 24 hingga pagi bisnya digunakan oleh serdadu berpangkat perwira dan dikenakan karcis seharga 12,5. Lalu kapan mereka beristirahat jiak setiap saat harus menerima tamu?

Beberapa memang memperlakukan Mardiyem dengan baik,  mau mengajak bercakap-cakap, memberikan uang sekedar yang dikumpulkan Mardiyem untuk  dikirimkan kekakaknya. Mereka memahami bahwa bukan keinginan Mardiyem dan teman-temannya berada di sana, apa yang dilakukan Jepang adalah sebuah kesalahan. Hanya saja  mereka tak bisa berbuat apa-apa karena untuk urusan arus bawah mereka tetap membutuhkan Mardiyem sebagai pelampiasan.


Jangan ditanya bagaimana kehidupan mereka saat itu! Jangankan penduduk sekitar yang kerap mencemooh dan tak mau menolong karena takut pada Jepang, bahkan para wanita nakal yang ada disekitar juga menganggap Mardiyem dan teman-temannya adalah saingan yang harus diwaspadai. Saat seorang dari mereka meninggal, bahkan pihak Jepang pun semula tak mau menguburkan dengan layak. hanya karena seluruh penghuni asrama ramai-ramai mengajukan keberatannya akhirnya yang meninggal dapat dikubur dengan layak.